Tuesday, May 26, 2009

Bau Toilet Masih Menyengat

Kotor,bau, dan tidak layak pakai bahkan rusak berat. Begitulah kata yang bisa menggambarkan kabar sebagian besar toilet Unhas saat ini.
Ungkapan yang mengatakan bahwa jika ingin mengetahui dimana letak toilet di Unhas, sebaiknya dicari dengan meggunakan hidung mungkin benar adanya. Sebab kondisi toilet di beberapa fakultas di universitas yang konon kabarnya menuju World Class University ini masih sangat memprihatinkan.
Coba saja berjalan di area FIS, seperti di Fakultas Ekonomi, Hukum, dan sastra. Bau menyengat akan segera menghinggapi hidung apabila melintas di area toilet di beberapa fakultas tersebut.
Menjumpai pintu sebagai alat penutup toilet yang rusak, keran air yang patah, cermin yang pecah, wastafel yang tidak berfungsi, bahkan terkadang air tidak mengalir hingga wc buntu merupakan pemandangan yang biasa namun menyesakkan di daerah FIS tersebut.
Lantas apakah akar masalahnya hingga toilet tak dapat difungsikan dengan nyaman? siapa yang bertanggung jawab terhadap rusaknya salah satu fasilitas yang paling penting itu?
Menurut Afrianti, seorang mahasiswi jurusa Sastra Prancis angkatan 2004, Air yang tidak mengalir dengan baik disinyalir sebagai salah satu penyebab toilet yang bau sedangkan kerusakan lainnya tak lain disebabkan oleh prilaku pemakai yang kurang bertanggungjawab. “dimana-mana rusak. Itu semua gara-gara sebagian orang yang menggunakan toilet tidak bisa menjaga kebersihan,” ungkapnya gamblang.
Di tempat berbeda, Afrianti Annete yang merupakan mahasiswi fakultas ekonomi sangat menyayangkan kondisi toilet unhas yang kotor dan tidak layak digunakan. Ia bahkan tidak mau menggunakan toilet di Unhas. “saya tidak mau menggunakan toilet Unhas karena kotor, bau, yang bisa jadi sarang penyakit, untungnya selama ini saya tidak pernah merasa kebelet untuk ke toilet jadi saya biasa melakukannya di rumah atau di tempat lain yang lebih bersih seperti mall dan pusat perbelanjaan terdekat dari kampus.” Tegasnya.
Walaupun demikian ia tetap merasa bahwa semua pihak bersalah karena tidak dapat menggunakan dan merawat toilet secara bijak.
Menanggapi fenomena toilet yang menjadi masalah dari tahun ke tahun, Drs. Jursum selaku Kabag Perlengkapan Unhas menuturkan, kerusakan yang terjadi sementara ini telah ditangani, beberapa fakultas bahkan melakukan perbaikan sendiri.
Selanjutnya Jursum memaparkan mengenai penyebab kerusakan dan bau busuk tersebut selain karena ada beberapa toilet yang usianya sudah lama juga disebabkan oleh air yang bersumber dari workshop terlambat mengalir di beberapa fakultas tertentu. Karena keran air dialirkan secara bergantian dari fakultas yang satu ke fakultas lainnya. Beberapa fakultas terkadang harus menunggu giliran.
Sementara untuk masalah adanya beberapa toilet yng terkunci, Seperti yang dilakukan terhadap beberapa toilet di jurusan Sastra Prancis FIB. H Baharuddin S Sos selaku Kasubag Perlengkapan FIB mengungkapkan bahwa penguncian pintu toilet bukan karena dikhususkan bagi dosen, tetap untuk umum. Namun ada petugas yang memegang kunci. Apabila mau menggunakan harus meminta ijin pada petugas yang ditunjuk.
Kas/Hry
Data Keadaan Toilet Unhas
No. Lokasi Jumlah Keadaan
baik Peralatan Rusak Tak Berfungsi Terkunci
1 Rektorat 19 18 1 0 0
2 Ekonomi 4 2 2 0 0
3 Hukum 2 2 0 0 0
4 FIB 6 1 1 2 2
5 FISIP 8 3 2 1 2
6 Kedokteran 18 18 0 0 0
7 FKG 9
8 FKM 6 4 2 0 0
9 MIPA 9 2 2 2 3
10 Farmasi 5
11 Teknik 19 9 6 0 4
12 Pertanian 5 3 1 0 1
13 Peternakan 6 2 2 1 1
14 FIKP 8 7 1 0 0
15 PascaSarjana 9 8 1 0 0
16 PKP 41 38 3 0 0
17 PB 0 0 0 0 0
18 MKU 4 1 1 0 2
19 Perpustakaan Unhas 5 1 0 0 4
Total 183 119 25 6 19
Sumber Bagian Rumah Tangga & Perlengkapan

0 comments:

Post a Comment

 

KABAR DARI KAMPUS UNHAS Copyright © 2009 WoodMag is Designed by Ipietoon for Free Blogger Template